KARANGASEM - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup dalam upacara yang digelar di Lapangan Alasngandang, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Kamis (21/5/2026). Penutupan program yang berlangsung selama 30 hari itu menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Karangasem, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.
Upacara penutupan dipimpin Kapoksahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Kodam IX/Udayana, Korem 163/Wira Satya, Forkopimda Karangasem, serta tokoh masyarakat setempat.
Program TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem dimulai sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 dengan sejumlah sasaran pembangunan fisik dan nonfisik yang telah rampung 100 persen. Salah satu proyek utama yakni pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.450 meter yang kini mempermudah akses masyarakat di Desa Pempatan.
Selain pembangunan infrastruktur jalan, Satgas TMMD juga menyelesaikan berbagai program unggulan TNI AD seperti pembangunan sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pipanisasi air bersih, pembangunan lapangan voli, hingga pengembangan ketahanan pangan melalui lahan jagung seluas satu hektare.
Dalam amanat Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, disampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan program TMMD.

“TMMD menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa serta meningkatkan kesejahteraan warga. Kami berharap hasil pembangunan ini dapat dirawat dan dimanfaatkan dalam jangka panjang, ” ujar Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda.
Ia menegaskan, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, namun juga memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai bagian penting dalam menjaga ketahanan nasional.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem Letkol Inf Gurbasa Samosir mengatakan seluruh sasaran program berhasil diselesaikan tepat waktu berkat dukungan penuh masyarakat dan pemerintah daerah.
“Keberhasilan TMMD ini lahir dari kerja sama dan semangat gotong royong antara Satgas dengan masyarakat. Kami berharap seluruh hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi warga Desa Pempatan, ” kata Letkol Inf Gurbasa Samosir.
Selama pelaksanaan TMMD, berbagai kegiatan nonfisik juga digelar untuk meningkatkan wawasan masyarakat, mulai dari penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga edukasi ketahanan pangan dan lingkungan.
Warga Desa Pempatan pun menyambut positif program TMMD yang dinilai membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat desa. Infrastruktur yang lebih baik kini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup warga.
Dengan berakhirnya TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem, semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai fondasi membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
(Agung)
